Di Balik Atap yang Terbuka, Cahaya Hafiz Qur’an Terus Menyala di Bukit Cimenyan

SARANA BERBAGI – Di ketinggian perbukitan Cimenyan, tepatnya di Desa Mandalamekar, berdiri sebuah bangunan sederhana yang menyimpan energi luar biasa. Madrasah Al-Furqon Mandalamekar, sebuah tempat menimba ilmu yang jauh dari kata mewah, kini menjadi pusat perjuangan bagi puluhan generasi muda muslim untuk menghafal bait-bait suci Al-Qur’an.

Kondisi bangunan madrasah ini jauh dari kata sempurna. Dengan atap yang masih terbuka di beberapa sisi, angin dingin pegunungan kerap leluasa menyelinap masuk ke dalam ruang kelas. Saat hujan turun atau suhu udara menembus dinginnya malam, para santri harus menahan gigil. Namun, keterbatasan fasilitas ini tidak lantas memadamkan semangat. Sebanyak 75 santri tetap konsisten duduk bersimpuh, melantunkan ayat demi ayat dengan penuh khusyuk dan kesungguhan.

Jejak Kebaikan yang Mulai Terukir

Yayasan Sarana Berbagi baru saja menuntaskan amanah penyaluran mushaf Al-Qur’an di madrasah ini. Sebanyak 20 mushaf Al-Qur’an telah diterima oleh para santri. Meski jumlah tersebut belum mencukupi kebutuhan seluruh santri yang berjumlah 75 orang, kehadiran mushaf baru ini menjadi suntikan motivasi yang sangat berarti.

Saat bantuan tiba, suasana haru tak terbendung. Bagi para santri, memiliki mushaf yang layak adalah sebuah kemewahan yang kini bisa mereka rasakan. Meski masih harus berbagi dengan sesama santri lainnya, binar kebahagiaan nampak jelas di wajah mereka saat jemari mereka menyentuh lembaran Al-Qur’an yang bersih dan utuh.

Mengetuk Pintu Kebaikan Berkelanjutan

Melihat semangat 75 santri yang terus membara di tengah keterbatasan fasilitas, Yayasan Sarana Berbagi berkomitmen untuk tidak berhenti di sini. Perjalanan untuk menghadirkan sarana belajar yang layak bagi mereka masih panjang. Selain kebutuhan akan mushaf yang lebih banyak, madrasah ini juga memerlukan uluran tangan untuk memperbaiki atap dan dinding agar santri dapat menghafal dengan lebih tenang, terhindar dari terpaan angin dingin pegunungan.

Baca Juga  Berbuka Tanpa Orang Tua, Anak-anak Panti Tunas Melati Terima Takjil di Puasa Sunnah Senin–Kamis

Setiap huruf yang dibaca oleh para santri di atas bukit Cimenyan ini akan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir bagi mereka yang terlibat. Inilah kesempatan bagi masyarakat luas untuk mengambil bagian dalam mencetak generasi penjaga Al-Qur’an.

Donasi dan dukungan Anda tidak hanya sekadar membantu memperbaiki bangunan atau menyediakan buku, tetapi juga ikut membangun fondasi iman dan masa depan anak-anak yatim serta dhuafa yang berada di sana. Mari kita teruskan langkah kebaikan ini agar cahaya Al-Qur’an di Mandalamekar tidak pernah redup.

madrasahalfurqon, mandalamekar, cimenyan, santripenghafalquran, wakafalquran, yayasansaranaberbagi, bantuansantri, pendidikansantri, aksisosial, laporankebaikan, pedulipelosok, pejuangquran, kurbanpendidikan, beritabandung, amaljariyah

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *