Inilah Dua Penolong Utama Manusia di Hari Kiamat: Sudahkah Kita Menyiapkannya?
Tahukah Anda bahwa kelak di akhirat, saat setiap manusia sibuk dengan urusannya sendiri, ada dua amalan yang akan datang membela kita di hadapan Allah SWT? Dua hal ini bukan sekadar ibadah biasa, melainkan pelindung sejati yang akan memohonkan syafaat bagi para pengamalnya.
Berdasarkan hadis dari Abdullah bin Amr r.a., Rasulullah saw. bersabda: “Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat kepada manusia nanti di hari kiamat. Puasa berkata, ‘Ya Rabb! Aku cegah ia dari makan dan segala yang ia sukai pada siang hari. Izinkanlah aku memberikan syafaat kepadanya. Al-Qur’an pun berkata, ‘Aku cegah ia dari tidur di malam hari. Izinkanlah aku untuk memberikan syafaat kepadanya.’ Kemudian, keduanya memberikan syafaat.” (H.R. Imam Ahmad).
Bersama Yayasan Sarana Berbagi, mari kita renungkan bagaimana cara agar kita bisa mendapatkan pembelaan dari keduanya.
Menjadi Ahli Puasa dan Ahli Al-Qur’an
Jangan sia-siakan kesempatan hidup di dunia. Jadikan diri kita dan keluarga akrab dengan kedua amalan ini:
-
Latih Puasa Sunah: Mulailah dari yang ringan seperti puasa Senin-Kamis atau puasa Ayyamul Bidh (pertengahan bulan). Konsistensi akan membuat ibadah yang berat terasa nikmat.
-
Dekatkan Diri dengan Al-Qur’an: Jangan biarkan Al-Qur’an hanya menjadi pajangan di lemari.
5 Langkah Hidup Bahagia Bersama Al-Qur’an
Agar Al-Qur’an benar-benar hadir membela kita di hari akhir, lakukan langkah berikut:
-
Istiqomah Membaca: Targetkan jumlah halaman setiap hari sesuai kemampuan, yang terpenting adalah keberlanjutannya.
-
Tadabbur Makna: Pelajari arti dan sejarah turunnya ayat agar petunjuk-Nya meresap ke dalam jiwa.
-
Murajaah (Mengulang Hafalan): Jaga ayat-ayat yang sudah dihafal agar tidak hilang dari ingatan.
-
Tahfiz (Menghafal): Buat target hafalan surat-surat pendek atau pilihan secara bertahap bersama keluarga.
-
Belajar Tajwid: Perbaiki kualitas bacaan dengan mempelajari hukum-hukum tajwid agar sesuai dengan kaidah yang benar.
Al-Qur’an yang kita baca akan memberi syafaat bagi kita, namun Al-Qur’an yang kita wakafkan akan mengalirkan pahala meski kita telah tiada. Saat ini, masih banyak saudara kita di pelosok negeri yang harus mengaji dengan mushaf rusak dan tidak layak.
Yayasan Sarana Berbagi mengajak Sahabat semua untuk ikut serta dalam program Syiar Qur’an. Melalui wakaf Al-Qur’an, Anda tidak hanya mempermudah mereka belajar, tetapi juga sedang membangun jembatan syafaat untuk diri sendiri di akhirat kelak.

